Member of family:  

mama Yulia yang gila bikin kue and now have online shop!


papa Andri yang edan sama sepeda MTB + kamera

Kintan yang belum menemukan jati diri, kikikik...

 

January 2006 | February 2006 | March 2006 | April 2006 | May 2006 | June 2006 | July 2006 | August 2006 | September 2006 | October 2006 | November 2006 | December 2006 | January 2007 | February 2007 | March 2007 | April 2007 | May 2007 | June 2007 | July 2007 | August 2007 | September 2007 | October 2007 | December 2007 | January 2008 | February 2008 | March 2008 | April 2008 | May 2008 | June 2008 | July 2008 | August 2008 | September 2008 | October 2008 |

Name :
Web URL :
Message :
:) :( :D :p :(( :)) :x

 

Free Shoutbox Technology Pioneer

Butik Jilbab Mamanya OrlinIqlima

Monday, April 17, 2006

Sebel sama Novel-novelnya Papa!!
Papa senang sekali membaca novel. Ya baru-baru ini sih. Sejak papa mengenal Pram, Ayu Utami dan yang lain-lain. Seru sih kayaknya. Aku pernah baca 1 novel papa yang judulnya Bumi Manusia, karna waktu itu lagi libur panjang, dan di rumah sepi-sepi aja, papa lagi training ke luar kota. Ternyata memang bagus, dan bikin ketagihan. Nggak akan selesai rasa penasaran kalau belum habis bacanya.
Kemaren sore waktu kita mau nyari gorden papa ngajak ke Gramedia. Ternyata papa mborong lagi. Berapa buku ya, pokoknya banyaak. Dan yang dibeli novel lagi, hehehe. Setelah dari Gramedia kita makan di Waroeng Steak n Shake Margonda. Makan steak ini dalam rangka papa merayu direktur keuangannya, karna merasa bersalah kelamaan di Gramedia sampe-sampe agenda utama kita ke Margo City batal gara-gara kesorean.

Liat tumpukan novel di tas kresek Gramedia yang segitu banyaknya, glek... Jadi inget Kintan. Dan tadi pagi, dan kemaren pagi. Bangun tidur Kintan dengan ceria langsung sett... tengkurep dan colek-colek tangan papanya, heheheh... lucu banget. Tapi yang dicolek nggak bangun-bangun. Kintan noleh ke aku lagi, bingung, akhirnya dia nemu mainan yang lain dan lupa sama papanya tadi. Kasian kamu nak... Papamu lagi ngantuk, semalam begadang baca novel. Libur panjang 3 hari, hari pertama Kintan sempat jalan-jalan cari udara pagi yang segar dan naik sepeda sama papanya. Tapi hari kedua dan ketiga, papa menghabiskan pagi dengan tidur, dan bangun waktu matahari sudah tinggi, hiks...

Akhirnya setelah pesen steak, aku sampaikan semua uneg-uneg dan kritikku ke papa. Sampe berapi-api sodara-sodara, hehehe... Maksudku sampe jurus andalanku keluar, nangis, hehehe... Untung kita duduknya nggak di tengah-tengah, aku kan malu kalo ketauan orang-orang (malu tapi ditulis juga di blog :p).

Papa lalu meminta maaf dan menyeka air mataku, caila...:p. Kata papa dia sedih karna udah nggak sengaja kurang perhatiannya sama Kintan, gara-gara kata-kataku, "Kapan ngajak Kintan jalan-jalan pagi lagi...", memang kata-kataku menyentuh perasaan, menohok maksudnya, hehehe... jadi gak enak aku... Yah, akhirnya masalah selesai dengan damai, peace... Dan merekapun hidup bahagia selamanya, hehehe.
posted by Yuliamaki @ 11:22:00 AM   2 comments

Gorden Baru
Kemarin aku dan papa pesan gorden untuk rumah. 3 buah, 1 untuk ruang tamu, 1 untuk kamar depan (kamar kintan) dan 1 lagi untuk kamar belakang (kamarnya Kintan juga hehehe). Ternyata mahal ya. Atau memang segitu harganya? 3 gorden harganya 575.000, hiks. Tapi nggak pa pa lah, kan cuma sekali beli gorden, sekalian yang bagus. Motifnya rame, ada yang kembang-kembang dan garis-garis. Ketiga-tiganya disesuaikan dengan warna cat di masing-masing ruangan. Rumahnya Kintan kan rame, catnya dibikin beda-beda, ya biar nggak bosen.
Gorden yang aku pesan jadinya hari selasa nanti, kita lihat saja gimana hasilnya. Mungkin akan mengundang perhatian Kintan untuk datang mendekat dan mencicipi rasanya alias diemuti, hihihih... yummy........
posted by Yuliamaki @ 10:58:00 AM   0 comments

Thursday, April 13, 2006

Jurus Menghilang
Papa punya ilmu baru, namanya JURUS MENGHILANG, clingg!
(*menghilang=tidur, red)
Jurus ini andalan papa, karena sangat membantu papa menghilangkan capek, atau untuk memanjakan diri menikmati novel-novel kesayangannya.
Kalau papa sudah ngantuk atau kecapekan, keluarlah jurus menghilang, "Kintan, papa menghilang ya", dan clingg!! papa bebas dari Kintan dan aku. Seribut apapun, sekencang apapun Kintan menangis mustahil papa bangun dari tidurnya. Secemberut apapun aku ngomel-ngomel, teteeep... gak ngaruh...
Sayangnya papa menemukan jurus ini lebih dulu, sudah dipatenkan papa, jadi aku nggak boleh niru-niru.
posted by Yuliamaki @ 4:42:00 PM   3 comments

Sekolah untuk Kintan
2 hari yang lalu di depan komputer, aku cari info tentang sekolah alam. apa itu sekolah alam? ya sekolah di alam, hehehe... maksudnya begini saudara, di sekolah itu, konsep utamanya adalah belajar sambil bermain (ceilaa...), ya kira-kira begitulah yang aku baca dari beberapa sumber, antara lain:
http://saciganjur.blogspot.com/
http://www.citraalam.org/
http://www.school-of-universe.com/
dan beberapa artikel lain dari google. Menarik sepoertinya. Kegiatan sekolah tidak selalu dilakukan di dalam kelas. Disediakan juga tanah berpasir dan air untuk berbecek-becekan para muridnya, hihihi, lucu sekali. Dari segi iptek tak kalah canggih, kelas komputer juga ada. Di sekolah ini murid-murid juga diajari bagaimana berproduksi, menjadi pengusaha walaupun kecil-kecilan. Ada hari khusus dimana dibuka pasar, masing-masing kelas harus menjual sesuatu, buatan sendiri. Anak-anak juga diajari merawat lingkungan, tanaman di sekitar dan hewan peliharaan.

Aku mengkuti milis tottochan, di milis ini semua orangtua maupun pemerhati pendidikan saling bertukar pikiran, untuk menciptakan fasilitas pendidikan yang lebih baik. Pendidikan dengan arti yang sebenarnya, bukan hanya pengajaran baca tulis dan hapalan, jauh lebih dari itu, tapi juga mempersiapkan anak bergaul dengan baik dengan lingkungannya. Di Jepang, anak setingkat TK hanya dikenalkan huruf dan angka sedikit-sedikit, memang anak-anak seusia itu lebih senang bermain. Apa yang dilakukan anak-anak TK di Jepang? Salah seorang ibu di milis itu yang kebetulan tinggal di sana menceritan, anak-anak TK sering belajar di luar kelas, misalnya mengunjungi kantor permadam kebakaran, naik angkutan umum bersama-sama. Sederhana saja. Sejak dini mereka diajarkan untuk mengenal budaya antri, bertanggung jawab, menjaga kebersihan, dan lain-lain. Bukan menghapal abjad-abjad, itu bisa nanti.

Aku kasihan saja melihat anak jaman sekarang, di Indonesia, dengan jam sekolah yang ketat, penuh dengan tugas dan hapalan. Anak sekecil itu sudah dijejali dengan teori-teori yang menurutku ah apalah teori itu, tidak berguna kalau tanpa dipraktekkan. Di Jakarta, sekolah-sekolah besar sudah menjamur sedemikian rupa, andalannya biasanya siswa dibiasakan menggunakan bahasa pengantar minimal 2, bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, malah ada yang full Inggris atau ditambahi bahasa Jerman, Perancis, dan lain-lain. Ada JIS (Jakarta International School), BIS (British International School), dan mungkin sebentar lagi ada kopaja, angkot, bajaj, heheheh... Kebanyakan sekolah swasta yang banyak berkembang menjadi sekolah unggulan. Biayanya pun tidak main-main. Pendidikan sepertinya sudah menjadi ajang pemerasan secara tidak langsung bagi orangtua, tanpa bisa dipertanyakan, ya, karena semua orangtua pasti ingin yang terbaik untuk anaknya, berapapun besarnya pengorbanan untuk itu semua.

Ingin menyekolahkan Kintan di sekolah yang bisa membuatnya benar-benar menikmati aktifitasnya di sekolah, tidak malah stress seperti yang pernah aku baca di milis beberapa waktu lalu. Si bapak bercerita ke milis kalau dia membuat surat terbuka ke menteri pendidikan, karena anaknya mogok sekolah. Mogoknya ini karena sang anak sudah kecapekan, capek mengikuti metode sekolah yang menguras otak untuk hapalan dan hapalan dan hapalan lagi. Masih SMP sudah diharuskan menghafal pelajaran yang kalau di luar negeri diajarkan di jenjang perkuliahan. Kasihan sekali...

Seperti kata papa, jangan sampai kita asal menyekolahkan Kintan padahal tidak tahu sekolah itu seperti apa di dalamnya, sekolah terkenal bukan jaminan.

Masih ada waktu untuk memilihkan sekolah yang cocok untuk Kintan, toh sekarang dia masih 6 bulan, hehehe...
posted by Yuliamaki @ 4:09:00 PM   1 comments